Xiaomi Siap Memproduksi Mobil Listrik di 2024

Xiaomi Siap Memproduksi Mobil Listrik di 2024

Xiaomi Siap Memproduksi Mobil Listrik di 2024 – Xiaomi telah konsentrasi masuk ruangan EV pasar massal pada 2024 dan mempunyai tekad besar untuk hadapi pemain mapan di industri otomotif.

Xiaomi menjadi satu diantara dari beberapa merk electronic yang siap masuk industri otomotif. Kelihatan terang jika raksasa tehnologi itu menyaksikan ruangan untuk ambil fragmen pada kendaraan listrik.

Belakangan ini perusahaan sudah mengonfirmasi jika kendaraan listrik pertama kalinya akan mengawali kiprahnya awalnya 2024. Namun dengan melirik peningkatan penghasilan kwartal ke-3 yang lebih kecil dari prediksi sejumlah 8,2%, ada kebimbangan pada gagasan pengembangan mereka.

Xiaomi telah konsentrasi masuk ruangan EV pasar massal pada 2024 dan mempunyai tekad besar untuk hadapi pemain mapan di industri otomotif.

Walau jadi raksasa di electronic customer, banyak yang menjelaskan jika hal itu tidak jamin status yang serupa di industri otomotif. Apa lagi karena usaha pokoknya membuat dan jual handphone akan melalui masa sulit.

Kenyataannya, pengiriman handphone Xiaomi turun 5,8% di kwartal ke-3 tahun ini jadi 43,9 juta unit. Pengurangan muncul karena imbasnya kekurangan global chip dan semikonduktor jadi permasalahan yang serupa dan mengusik nyaris tiap merk mobil di penjuru dunia.

Di dunia mobilisasi listrik, Tesla memimpin. Diikuti Volkswagen, Ford, Hyundai, dan Toyota, beberapa pemain populer yang lain. Tetapi masuknya pemain baru seperti Xiaomi, Huawei, Apple dan yang lain bisa makin tingkatkan kompetisi, khususnya di pasar EV yang dapat dijangkau.

Hal tersebut dipercayai oleh beberapa pakar akan membuat permasalahan semikonduktor terus akan bersambung dan berangsur lama. Keinginan chip semikonduktor yang dipakai dalam produk seperti laptop, handphone, TV pintar, serta kendaraan kekinian juga tinggi.

Banyak diminati:  Pilih Mana POCO X3 Pro atau Redmi Note 10 Pro?

Beberapa pemimpin industri bahkan juga meramalkan jika permasalahan ini diprediksi akan bertahan sampai minimal 2 tahun lagi, persisnya di 2023.