Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab

Rio Chandika

Nat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab. berikut ini akan disampaikan niat zakat fitrah baik untuk diri sendiri, istri, anak, keluarga, dan bagaimana cara menerima zakat fitrah.
Zakat, sebagaimana diketahui, merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dipenuhi oleh setiap muslim. Di Indonesia, zakat biasa dibayarkan masyarakat dalam bentuk beras ataupun uang.

Secara umum, masjid-masjid di Indonesia membuka layanan zakat fitrah ke masyarakat beberapa hari sebelum perayaan Idul Fitri. Setelah terkumpul, zakat akan dibagikan kepada sekelompok orang yang memiliki hak dan kebutuhan. Dengan begitu, ibadah zakat masyarakat bisa tersampaikan dengan baik.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab

Semua umat Islam harus mengetahui berbagai ketentuan pembayaran zakat, karena menyangkut ibadah wajib. Niat zakat fitrah adalah salah satunya.  Niat ini merupakan salah satu syarat ibadah Zakat.

Ada beberapa niat Zakat fitrah yang harus Anda ketahui. Dari niat Zakat fitra untuk diri sendiri, untuk istri, putra dan putri hingga niat Zakat fitrah untuk seluruh keluarga. Masing-masing niat dalam Zakat Fitrah ini memiliki lafal yang berbeda dan harus diperhatikan dengan cermat.

Apa itu Zakat Fitrah?

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab akan kita sampaikan di bawah. Sebelumnya ada baiknya mengenal lebih dalam apa yang maksud zakat fitrah. Seperti yang sudah kami jelaskan, Zakat Fitrah hukumnya wajib. Hal ini dijelaskan dalam hadist riwayat :

“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan Zakat Fitrah (pada bulan Ramadhan kepada setiap manusia)” (HR. Bukhari – Muslim).

Dalam hal ini, zakat fitrah harus dibayarkan sebelum Sholat Idul Fitri. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan waktu zakat fitrah ini agar dapat memenuhi kewajibannya dengan baik.

Kapan Waktunya Membayar Zakat Fitrah

Muhammad bin Qasim Al-Ghazi dalam Fathul Qarib mejelaskan, ada tiga kondisi yang membuat orang wajib membayar zakat. Pertama, beragama Islam. Kedua, menjumpai waktu wajibnya zakat, yakni akhir bagian dari Ramadhan dan awal bagian dari Syawal. Orang yang meninggal sebelum masuk 1 Syawal tak wajib zakat fitrah, begitu pula bayi yang lahir setelah habis bulan Ramadhan. Ketiga, memiliki makanan pokok yang melebihi dari kebutuhannya dan keluarganya pada saat hari raya atau malamnya.  (sumber)

Siapa yang Wajib Membayar Zakat Fitrah?

Zakat fitrah itu wajib bagi semua muslim, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi yang menjaganya. Sebelum mengetahui Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab, Berikut ini adalah orang-orang yang harus membayar zakat fitrah:

  • Laki-laki
  • Perempuan
  • Anak-anak
  • Orang dewasa
  • Orang tua
  • Dan setiap orang yang merdeka (bukan budak)

Zakat fitrah Bisa dalam Bentuk Apa Saja?

Anda perlu mengetahui berapa biaya yang harus dibayar oleh setiap orang untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah. Berikut penjelasannya untuk Anda, sebelum beranjak pada bahasan niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab.

  • Gandum
  • Kurma
  • Susu
  • Anggur kering
  • Beras, dll.

Berapa ukuran Zakat Fitrah?

Kebanyakan ulama berpendapat bahwa jumlah yang dibayarkan untuk zakat fitrah adalah sekitar 1 sha, atau sekitar 2,5 – 3,0 kg.

satu sha itu setara dengan: 1. 3,8 kg menurut Mazhab Hanafi. 2. 2,75 kg menurut Mazhab Maliki. 3. 2,75 kg menurut Mazhab Syafi’i. 4. 2,75 kg menurut Mazhab Hanbali.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

Sebelum beranjak pada bahasan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Bahasa Arab dan beberapa lafal niat sesuai dengan keadaannya, perlu diketahui pula bahwa terdapat beberapa kelompok yang berhak mendapatkan pembagian zakat fitrah. Berikut beberapa kelompok yang harus mendapat pembagian zakat fitrah :

  • Fakir
  • Miskin
  • Petugas zakat
  • Muallaf
  • Budak
  • Orang yang terlilit hutang
  • Orang yang sedang dalam jalan Allah
  • Dan orang yang sedang dalam perjalanan jauh yang bukan maksiat.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Niat zakat fitrah untuk siri sendiri dan keluarga bahasa arab di sini akan dimulai dengan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, nanti akan disusul dengan niat zakat fitrah untuk istri, anak perempuan/laki-laki, untuk diri sendiri dan keluarga, dan untuk orang yang diwakilkan. Berikut ini niat zakat untuk diri sendiri dalam bahasa arab, latin, dan artinya.

Niat Zakat Fitrah untuk diri sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakatalfitri ‘an nafsi fardhol lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Ta’ala.

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakatalfitri ‘an zaujati fardhol lillahi ta’ala

Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Ta’ala

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan/Laki-laki

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan Laki-laki

Lafal niat Zakat fitrah untuk anak perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

Lafal niat Zakat fitrah untuk anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala.”

Niat zakat fitrah untuk untuk Diri sendiri dan seluruh keluarga

Niat zakat fitrah untuk untuk Diri sendiri dan seluruh keluarga

 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”

Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan

Niat zakat fitrah untuk orang yang diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (……) fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala.”

Doa Menerima Zakat Fitrah Beserta Artinya

Saat seseorang menerima zakat fitrah, ia disunnahkan mendoakan pemberi zakat fitrah dengan membaca doa-doa yang baik. Di antara contoh doa tersebut adalah:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Perlu diketahui bahwa seseorang bisa melafalkan niat tersebut dengan bahasa lokal masing-masing. Yang paling penting di sini adalah terbesitnya dalam hati, bahwa ia benar-benar bersengaja untuk menunaikan zakat fitrah karena Allah ta’ala.

Baca Juga

Bagikan:

Share